Konsisten untuk Tidak Konsisten

Rencana rajin post tentang apa yang gue syukuri dan pelajari selama sehari itu udah ada dari tahun lalu.
Bulan lalu usaha buat rajin lagi.
Tapi, pada akhirnya, sekarang lupa lagi.
Udah hampir sebulan dari post terakhir gue di blog ini.
Kalau dulu, alasan gue jarang bikin post di blog adalah karena gue sibuk.
Bangun jam enam pagi, sampe rumah paling cepet jam 6 sore.
Belum berbagai kegiatan sosial (baca: nongkrong bareng temen :p) plus kerjaan kantor atau kampus yang musti dilanjut ke rumah.
Jadilah, waktu lowong buat bikin tulisan rada susah.
Sekarang, waktu luang nyaris berlebihan, ya.
Apalagi, kegiatan gue mulai terbatas (baca: diberi batas, hiks)
Harusnya, enggak ada masalah ya soal waktu.
Tapi, itulah.
Seperti judul tulisan ini, gue termasuk orang yang konsisten untuk tidak konsisten.
I think I have to agree that it’s easier to say than to do.
Bukan cuma masalah bikin post di blog, tapi juga dalam beberapa aspek di hidup gue.
Sebut aja soal bangun pagi.
Gue udah bertekad untuk bangun lebih pagi biar bisa jalan pagi.
Tetep aja enggak bangun pagi.
Contoh lain, mau rajin pake masker biar enggak terhirup udara yang penuh polusi.
Masker-nya entah ada dimana.
Pada akhirnya, gue simpulkan kalau konsisten adalah suatu sikap yang muncul dari penggabungan antara niat, keyakinan dan kesadaran.
Niat untuk melakukan, keyakinan kalau itu harus dilakukan dan kesadaran agar melakukan sekarang.
Satu lagi deh, kerelaan supaya bener-bener dilakukan.
Anggaplah soal bangun pagi.
Niat bangun pagi ada. Udah yakin kalau bangun pagi itu bermanfaat. Mulai dari pagi ini. Tapi, udaranya dingin. Enakan tidur lagi.
Jadilah batal.
Begitu juga selanjutnya.
Saat kita belum punya semua hal yang gue sebut tadi, sulit untuk bisa jadi konsisten.
Selalu akan ada cara untuk tidak konsisten.
Semua adalah pilihan.
Kita bisa cari seribu alasan kenapa kita tidak konsisten.
Boleh nyalahin keadaan, lingkungan dan lainnya sampai kita jadi enggak konsisten.
Tapi, there’s nothing you get from blame others.
This is your life.
Make your choice and be happy with that.
Jadi, mari sama-sama belajar untuk jadi konsisten dalam arti sebenar-benarnya.

Cheers!
😀

Advertisements

Share your thoughts with me :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s