Classic Love Story (again)

Yak,  saya akan membahas tentang Classic Love Story lagi, hehehe..

Classic Love Story udah pernah saya upload di fb notes, di blog ini (sebelum akhirnya saya pindahkan ke blog menulis saya) sejak tahun.. 2009?

Dan sampai sekarang, ya, benar.. belum selesai juga. *awkward silence*

Saya sadar sepenuhnya kalau ini dosa paling besar bagi seorang penulis, menunda-nunda tulisan, tapi apa boleh buat. Maafkanlah saya yang easily-distracted, ide tulisan (ceritanya) terlalu banyak sehingga susah memilih mana yang harus ditulis (ehm) lebih dulu.

Saya akan berikan cuplikan ya, tentang Classic Love Story.

Tokoh utama dalam cerita ini adalah Lila dan Mario, dengan fokus lebih dari sudut pandang Mario. Diceritakan kalau Lila dan Mario adalah teman akrab sejak kecil sampai akhirnya Mario memutuskan untuk kuliah di luar negeri. Rencana Mario pindah ke luar negeri memang mendadak dan tidak melibatkan Lila karena Mario memang ingin ‘lari’ dari Lila. Yap, Mario sebenarnya sudah jatuh cinta pada Lila.

Saat Mario kembali ke Jakarta, Lila ternyata masih sangat tergantung padanya. Bahkan, walau sempat diawali dengan berbagai kecanggungan (yang tentu saja aneh, karena mereka kan sebelumnya super akrab!) akhirnya mereka semakin dekat satu sama lain. Nah, berhubung Mario adalah orang yang sama sekali buta tentang pacaran sedangkan Lila adalah salah satu ‘master’ dalam hal pacaran, apakah hubungan mereka memang akan berujung manis? Atau, Mario, seperti kebanyakan pria ‘malang’ lainnya hanya akan berujung dalam lingkaran mistis ‘friendzone’?

Harus saya akui, saya memang berencana (ya, ya, memang masih rencana, maaf deh..) membuat kisah ini minim konflik. Namanya saja Classic Love Story, saya ingin membuatnya sesederhana dan seringan mungkin.

Walau cerita ini sudah menggantung cukup lama, entahlah, rasanya saya sudah punya semacam koneksi yang kuat dengan cerita ini sehingga walaupun pergerakannya lambat, saya tidak bisa mengibarkan bendera putih dalam penulisannya.

Yes, I’m falling in love with this story.

Jadi, walaupun jatuh bangun, merayap, merangkak, atau bahkan kadang hanya parkir, saya berharap cerita ini akan terus berjalan. Setidaknya, di dalam pikiran saya :p

Nah, buat yang penasaran dengan yang terbaru dari Classic Love Story, silahkan cek di blog saya yang berikut ini: My Dreamland

Lebih lengkap, ada di category Classic Love Story-nya. Happy reading!

Cheers!

😀

Advertisements

Share your thoughts with me :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s