Hi..

‘An unspoken hello could hurt you as well as unspoken goodbye could’

– Zelie’s anti-mainstream wisdom

Saya ingin membahas tentang bagaimana kegalauan bisa meningkat hanya karena enggak berani bilang “Hi..” (bacanya “Hai..” gitu ya, bukan “Hiii…” dengan mimik takut atau enggak banget)

Kenapa mendadak tertarik bahas ini? Karena.. ah sudahlah, nanti aja diceritakan lebih lanjut :p

Nah, apakah pernah merasakan hal seperti ini?

Pengen banget nyapa, pengen banget memulai obrolan, pengen banget tau bagaimana kabar dia sekarang, tapi.. rasanya, enggak bisa?

Bisa jadi malu karena sebenarnya belum kenal-kenal banget atau malah sebenernya selama ini cuma jadi secret admirer (baca: stalker) buat dia. Jadi, kayaknya aneh ya kalau tau-tau mau nyapa dia. Nanti dipikirnya, “Ih, siapa lu?”

Bisa juga enggak mau nyapa karena -uhuk- masalah pribadi. Mungkin yang pengen kita sapa itu orang yang -uhuk lagi- dulu pernah dekat dengan kita. Dan sekarang kita kayak pengen aja gitu nyapa dia, just for old time sake. Tapi, itu juga kendalanya. Kita kan, cuma bagian masa lalu. Apa boleh hadir dalam masa kini dia?

Masih dalam hubungan dengan masa lalu, mungkin juga hubungan kita dengan dia sudah tidak sebaik yang dulu. Maybe we’ve done something that we regret, but couldn’t fix it. Pengen banget mengulang dan memperbaiki semuanya. Wondering, apa mau dia membalas sapaan kita dengan ramah? Kalau tidak mau, sebenarnya dia tidak sepenuhnya salah. Tapi, kita masih berharap, kan?

What I want to say is.. if you want to say hi, then say it.

Terlalu sibuk memikirkan apa yang akan terjadi hanya membuat kita semakin galau. Lakukan apa yang kamu rasa akan membuatmu senang. Kalau pun ternyata hasilnya mengecewakan, yaa terimalah dengan lapang dada.

Kita belajar banyak dari kekalahan dan sedikit sekali dari kemenangan. Itu kata-kata yang saya dapatkan dari posting facebook seorang teman pagi tadi.

Kenapa harus merasa gengsi, kenapa harus takut kalau kita hendak melakukan suatu kebaikan? Menyapa seseorang itu kan bukan kejahatan.

Kalau pun kamu merasa bahwa apa yang kamu lakukan itu salah, yah, silahkan mencegah dirimu sendiri melakukannya.

But like I said before, do what you really want to do. Jangan memikirkan apa yang akan kamu sesali kalau melakukan sesuatu. Pikirkan, apakah kamu akan menyesal bila tidak melakukannya.

Jadi inget kemaren malem sempet ngebahas soal kegalauan hati sama temen-temen di grup WA Serapium (yang sempat berganti nama jadi Seravista dan sekarang jadi Sera nom nom nom *abaikan*)

Kebanyakan sepakat bahwa lebih baik memulai daripada menunggu. Kalaupun akhirnya respon yang kita dapat tidak sesuai harapan, setidaknya kita tidak lagi menunggu tanpa kepastian.

Makasih ya buat MakCit, Shiva, BangEd buat galauan malamnya. Buat yang lain juga, yang ikutan komentar (mostly sih ngeledek ya  awas kalian nanti..) But I still respect your care, kawans :*

So, let’s start with simple hello, before you forced to say goodbye with no prepare.

Cheers!

😀

*anyway, pengen banget nyelipin semacam puisi gitu, gak apa lah ya? ada hubungannya dikit kok. :p *

‘Hi, I miss you.

It seems that I just can’t stop missing you.

Why you only exist in my past, not in my present?

You used to be the one who convince me that we are meant to be

Why you became the one who walked away?

Words won’t heal my broken heart

But am I not deserve an explanation?’

that was what I really wanted to say..

And here I am, typing, re-typing, taking deep breath and finally sent this to you: ‘Hi..’

Advertisements

5 thoughts on “Hi..

  1. Hello there! 😉 I’ve nominated you for a Liebster award. Here’s how you claim it:

    Answer my 11 questions
    Share 11 facts about you
    Pass the Liebster on to 11 favorite blogs
    Come up with 11 new questions for your nominees to answer.

    Here are my questions:
    What’s your most annoying habit?
    Are you more of a planner, or a spontaneous person?
    Are you organized or messy?
    Who’s the best character you’ve ever written and why?
    If you had one day left to live, what’s one thing you’d want to spend that time on?
    Who is the most important person in your life?
    Are you working on anything writing-wise at the moment, or taking a post-Camp break?
    What catchphrase do you say often in conversation?
    Out of your favourite fictional characters, who’d make the best sneaky ninja?
    Where are your backup files?
    Do you believe in true love?

    You can check out the facts I shared and see your fellow nominees at http://kelworthfiles.wordpress.com/2013/05/06/its-always-nice-to-feel-liebster-ed/

Share your thoughts with me :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s