To Be The Happy Me: Do-cause-you-Love-cause-you-do

Huehehe..

Judulnya rada aneh ya, dan sebenernya mirip sama Do what you Love and Love what you do (boleh diintip disini) Imho sih, beda. But, let’s see.

Jadi, kalimat ini terlintas di benak saya saat sedang mencuci gelas di kantor. Lagi mikirin soal ‘berkorban demi cinta’.

Saya pernah denger, lupa darimana, bahwa sebenarnya adalah salah kalau menggunakan istilah ‘berkorban demi cinta’ karena saat kita cinta, kita akan melakukannya dengan senang hati. No pressure.

Inilah yang saya sebut dengan ‘Do cause you love’

Berilah, lakukanlah, tunggulah, bersabarlah..karena cinta.

Terkadang orang terlalu sibuk untuk memperhitungkan antara “untung-rugi”, “benar-salah” atau bahkan “senang-susah”.

In simple way, pikirkan sebab, bukan akibat.

Hidup itu, tidak serumit yang kita bayangkan. Lakukanlah karena kamu ingin, karena kamu suka, karena kamu cinta.

Banyak orang yang takut ‘memberi’ dengan alasan takut tidak mendapat ‘balasan’. Padahal, mengapa ragu kalau kau memang cinta?

IMHO, yang paling menyakitkan adalah saat kita menyesal karena tidak melakukan apa yang ingin kita lakukan.

Coba pikirkan, apakah kamu mau menyesal karena tersadar kamu tidak pernah cukup memberitahu kalau sangat sayang padanya? Atau, apa kamu rela kalau dia merasa sendirian padahal kamu sebenarnya siap untuk menjadi tempatnya bersandar?

Time flies, enggak pernah bisa diputar kembali.

Unfortunately, most of time, kita enggak mendapatkan kesempatan kedua.

So, just do it.

And, love cause you do.

Love for no reason. Only cause you do.

My sis once told me, jangan pernah jatuh cinta pada harapan. Kebanyakan orang jatuh cinta pada mimpi, pada ekspetasi.

Berharap dia bisa berubah. Berharap bisa jadi seperti pasangan lain yang sepertinya cocok. Berharap bisa diakui karena sudah berstatus “In a relationship”

Padahal, pada akhirnya kita akan kecewa sendiri karena apa yang kita dapatkan tidak sesuai harapan. Kalau ternyata sesuai? Ha, trust me, enggak akan pernah ada habisnya. Kamu akan berharap lebih dan lebih dan lebih.

Pada akhirnya, salah satu dari kalian -atau bahkan keduanya- akan menyerah karena harus terus berjuang mewujudkan ekspetasi tersebut.

Cinta adalah suatu hal, pengalaman, perasaan yang indah.

Apabila kamu membutuhkan alasan untuk mencintai seseorang, I suggest you to stop. Karena itu bisa membuat kebahagiaanmu berkurang.

As always, make it simple. Bahagia itu sederhana. Hidup itu pilihan. Pilihlah untuk berbahagia.

Cheers!

😀

Advertisements

2 thoughts on “To Be The Happy Me: Do-cause-you-Love-cause-you-do

  1. super sekali, chei, hehe… I agree, apa pun yg kita lakukan karena sayang, simply, ga pernah sia2 meski semua orang melihatnya seperti itu (meski kadang pada suatu titik kita jg merasakan seperti itu)

    • ada kak bzee.. *malu*
      iyaa..kadang emang bete sih klo apa yg kita lakuin seolah gak dihargai atau tak terbalas.
      tapi.. kan kita emang pengen. karena sayang 😀

Share your thoughts with me :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s