Meninggalkan 2014

Di blog buku saya membahas tentang menyambut 2015, gak seru dong kalau judul postnya sama πŸ˜„

Padahal, ya, isinya kurang lebih sama, sih. Mencoba melakukan review untuk 2014 dan melihat apa yang bisa dilakukan ke depannya.

Selama 2014, saya sudah dua kali ikut serta dalam kompetisi menulis yang diadakan oleh PergiDulu. Yang satu berhadiah liburan bareng ke Singapore, satu lagi berhadiah kursus masak.

Sayangnya, saya tidak menang di kedua kontes tersebut. Walau, saya sempat masuk shortlist untuk kontes berhadiah pergi ke Singapore

Tetap saja saya senang. Setidaknya saya “gak gagal-gagal amat” πŸ˜„

Di 2014 saya juga kehilangan salah satu teman. Seorang yang cukup rajin membaca tulisan saya dan menemani saya ke acara penulis atau semacamnya.

Sedih, iya. Tapi saya percaya bahwa Tuhan tak pernah merencanakan sesuatu yang buruk untuk umatNya.

Kehilangan juga membuat saya makin bersyukur dan menghargai orang yang saya sayangi.

Saya seolah terus diingatkan betapa banyak cinta yang saya punya dan telah saya terima. Berbagi cinta gak akan pernah menjadi sebuah kejahatan, kan? Yang jahat adalah apabila kita gak bersyukur untuk cinta yang sudah kita dapatkan.

Oleh karena itu, saya bersyukur untuk keluarga dan teman-teman yang selalu setia mendukung saya. Terima kasih karena membuat saya percaya bahwa saya gak pernah sendiri.

Untuk orang yang sabar menerima, walau saya sering banget bertingkah nyebelin. Untuk selalu membuat saya tersenyum. Untuk segala pengertian dan perhatian. Senang rasanya untuk tahu bahwa saya sangat dicintai πŸ™‚

Di tahun 2014, kumcer Serapium Punya Cerita akhirnya terbit. Sekarang sudah dalam proses untuk proyek selanjutnya. Semoga kami semua menjadi lebih baik lagi dan terus belajar menjadi lebih baik *peluk Seraper penuh haru

Oh ya, tahun 2014 juga saya resmi menjadi pengurus BBI, tepatnya Div. Event. Project besar pertama kami (saya, Joo dan Kak Nana) adalah BBI Anniversary Project yang tergolong lancar. Lalu IRF, dibantu oleh panitia terpisah. Kemudian yang masih berlangsung adalah Secret Santa.

Jadi pengurus ternyata sama sekali gak gampang. Menyatukan pemikiran karena sulit komunikasi, menyampaikan informasi ke member yang sering juga gak langsung diterima gitu aja dan …drama selalu ada, kan? πŸ˜„

2014 juga saya sukses jalan-jalan ke Bandung bersama adik dan ponakan. Lalu ke Bali bersama Papa-Mama-Baby, adik saya.

Sekarang, jelang pergantian tahun, saya akan menghabiskan waktu bersama keluarga dan kerabat.

Saya punya beberapa rencana untuk 2015, baik untuk diri sendiri maupun untuk komunitas. Mungkin saya akan berbagi lebih lengkapnya lagi di blog ini nanti.

Yang pasti, harapan saya adalah di tahun 2015, saya semakin mencintai apa yang saya lakukan dan melakukan yang terbaik untuk setiap hal yang saya kerjakan.

2014 sudah hampir berakhir. Tapi harapan masih terus berlanjut.

Cheers!
Zelie

Advertisements

Share your thoughts with me :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s