Love and the City: Langkah Kecil Berikutnya

Beberapa waktu yang lalu, saya berpartisipasi dalam sebuah lomba cerpen yang diselenggarakan oleh @NBC_IPB bekerjasama dengan @fiksimetropop.

Temanya adalah Love in the City: Pilih Karir atau Jodoh?. Saya saat itu bersemangat untuk ikutan karena saya juga sedang mengerjakan proyek cerpen bersama teman-teman Serapium.

Temanya pun menurut saya gak susah: ‘Pilih jodoh atau karir?’

Walau, saya sedikit ‘gelisah’ saat membaca bahwa deskripsi harus detail. Termasuk, gaya busana dan pekerjaan si tokoh.

Namanya juga lomba, kita harus ikut aturan mainnya kalau mau menang. Saya pun berusaha agar cerpen saya cocok dengan kriteria. Bahkan saya sampai minta tolong ke Kak Dinoy untuk mengecek draft saya.

Saya ingat banget kalau hari itu saya lupa dengan deadline. Saya sampai kelabakan minta Kak Noy periksa dalam waktu secepatnya. Kalau diingat lagi, kurang ajar juga, ya. Udah minta tolong, maksa, ngerepotin juga karena mepet jadwal 😄

Jadilah saya kirimnya hampir dekat dengan deadline. Jam 11 malam kalau gak salah ingat. Sempat salah kirim pula 😄

Kalau diingat lagi, itu adalah salah satu pengalaman yang melelahkan secara mental. Karena salah saya sendiri sih, lupa sama deadline :p

Saat itu saya gak terlalu berharap untuk menang. Yang paling utama adalah saya mencoba yang paling baik. Kalau gagal, ya udah saya belajar lagi.

Saat masuk ke dalam …20 atau 30 besar ya? Saya kegirangan bukan main. Terus terang, saya saat itu gak berani cek pengumuman, lol

Saya tahu saya masuk daftar saat diberi selamat oleh teman. Kaget? Pastinya. Gak boong, deh. Saya gak nyangka saya kepilih masuk.

Saat pengumuman pemenang dan saya hanya masuk sebagai 16 besar, saya pun tak merasa kecil hati. Setidaknya saya sudah unggul dibandingkan beberapa puluh (atau ratus?) orang lain yang juga mengirimkan naskah.

Lalu saya diberitahu bahwa cerpen pilihan dari peserta lomba tersebut akan diterbitkan oleh Penerbit Bypass. 3 pemenang utama, 5 penulis berbakat dan 4 penulis tamu menyumbang cerita dalam buku yang diberi judul “Love and the City”. Dan senangnya, cerpen saya juga terpilih 🙂

Berikut ini penampakan cover dari buku yang bisa dibeli di toko buku per 7 Feb. 2015 nanti 😀

IMG_3461

Hari Minggu yang lalu, 1 Feb. 2015, saya berkesempatan bertemu dengan beberapa kontributor buku tersebut. Kami diberikan bukti terbit dan juga diminta untuk tandatangan ratusan buku.

Semangat? Tentu saja. Capek? Iya banget! 😄

Para kontributor duduk berjejer untuk kemudian bukunya ditandatangan secara bergilir. Pertama Kak Tantya, Kak Anggun, saya lalu Kent yang datang paling akhir.

Oh ya, Kent tidak ada di dalam di foto karena saat itu

Saat ini, buku tersebut sudah tersedia dengan metode PO. Ayo dibeli! Dijamin gak nyesel deh… :p

Klik gambar di bawah ini untuk order, ya!

IMG_3467Jangan lupa juga untuk pantau terus timeline @NBC_IPB, @buku_laris dan juga @bukubukularis untuk update dari Love and the City.

Kalau kamu juga sudah beli, jangan ragu buat share lewat tweet ke saya @miss_zp atau di kolom komentar, ya. Dan kalau sudah baca, semoga suka 😉

Cheers!

Zelie ♥

 

 

Advertisements

One thought on “Love and the City: Langkah Kecil Berikutnya

  1. Pingback: Happy 6th Anniversary! | Miss ZP

Share your thoughts with me :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s