Fixing a Broken Heart

Ada masa dalam hidupmu saat kau tak tahu harus berbuat apa.

Saat orang yang kau percaya akan menjagamu ternyata membiarkanmu terjatuh, bahkan tega melihatmu terluka.

Saat orang yang kau harap dapat menjadi penghiburan buatmu ternyata adalah alasan dari hal buruk yang terjadi padamu.

Saat orang yang kau yakini bisa melindungimu di dalam dunia yang tak bersahabat malah berbalik dan membiarkanmu sendiri.

Saat orang yang kau kira kau tahu betul pada akhirnya membuatmu terkejut sehingga merasa tak mampu lagi percaya.

  
Di dunia ini, tidak pernah ada sesuatu yang baru.

Pun hal yang kita alami akan selalu sama.

Pertemuan, kehilangan, pencarian, tersesat, putus asa, bangkit lagi.

Setiap peristiwa dalam kehidupan kita adalah pembelajaran.

Pernah mengalami tidak selalu berarti kita pasti mampu bersikap lebih bijak dalam menghadapinya.

Karena pernah mengalami bukan berarti kita kebal sakit. Pertahanan kita bisa lebih kuat tapi luka itu masih mungkin ada.

Saya pernah berharap agar tak memiliki hati yang peka.

Tapi bukankah itu akan menghilangkan sisi kemanusiaan saya?

Bagaimana saya bisa belajar berempati saat saya tak punya hati yang peka?

Bagaimana saya bisa belajar bersyukur kalau saya tak perlu berusaha memperbaiki hati yang hancur?

Bagaimana saya bisa belajar untuk menjadi kuat dan berani jika saya cenderung lari dari kenyataan?

Saya percaya bahwa saat hatimu remuk, Tuhan sedang menantimu untuk berserah padaNya. (Ps. 51:17, KJV)

Tuhan tak pernah membiarkan kita sendiri, selalu beserta kita (Ul. 31:8)

Sudahkah kita mencari Tuhan? Mengapa kita sering kurang percaya Dia mendengar setiap doa dan keluh kesah kita? (Mat. 7:7-8)

Saya masih terus berjuang untuk menjadi lebih baik lagi. Saya mungkin jatuh, atau mungkin tersesat dalam perjalanan yang saya tempuh.

Saya tidak khawatir.

Yang saya yakini adalah tidak ada orang yang memiliki hati yang tak bercacat, tak pernah hancur atau terluka.

Jangan pernah membiarkan luka yang kita punya mewakili siapa kita.

Jadilah kuat dan berani. Tidak semua hal dapat kau mengerti dan hadapi seketika.

Tetaplah dalam iman bahwa kau tak pernah sendiri, seburuk apapun hal yang sedang kau hadapi.

Semoga kita tak pernah kehilangan harapan ❤️
Much love,

Zelie

Advertisements

4 thoughts on “Fixing a Broken Heart

Share your thoughts with me :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s