The Game of Love

Years ago, I was interested to create a writing project with theme “The Game of Love”.

Idenya muncul saat membaca komik “Liar Game” yang belum lama ini saya re-read. Buat yang belum baca, saran saya sih jangan baca. Bisa gemes abis-abisan. Tapi kalau emang penasaran dan jadinya malah suka sih, boleh aja.

Kalau saya, lanjut baca seri tersebut dan malah jadi tertarik nulis cerita adalah akibat rasa penasaran. Apa yang menyebabkan seseorang bisa “setega” itu?

Saya ingat perkataan Eka Kurniawan bahwa seringkali kita membawa tokoh di cerita kita memiliki pemikiran seperti kita. Padahal harusnya tiap karakter itu unik dan sesuai kenyataan.

Kalau menurut teman saya, Ellisa, itulah alasan drama atau komik Jepang selalu menarik untuk diikuti. Realistis. Manusia gak hanya hitam-putih tapi bisa juga abu-abu.

Tambahan lagi, manusia selalu mengejutkanmu. Baik dalam segi positif maupun negatif.

Bagaimana kalau hal tersebut terjadi dalam hubungan percintaan?

Seringkali pemikiran tersebut seolah menghantui kita. Apa yang harus kita lakukan kalau ternyata kita tak sungguh mengenal pasangan kita? Sejauh apa kita harus mentoleransi pasangan kita? Bagaimana kalau kita “membuang waktu” dengan terjebak dalam hubungan tak sehat untuk waktu yang lama?

Apa yang harus kita lakukan untuk dapat bertahan dalam ‘the game of love’?

Yang pertama, suatu hubungan bukanlah tentang untung-rugi, menang-kalah. Suatu hubungan harus bisa membawa kedua belah pihak untuk menjadi lebih baik, bukan semakin menurun.

Bagaimana caranya? Pasanganmu harus bisa mendorongmu untuk mencintai dirimu sendiri sehingga bisa menjadi versi yang paling baik dari dirimu. Begitu juga sebaliknya, kamu pun perlu melakukannya kepada pasanganmu.

Selanjutnya, selalu percaya pada dirimu sendiri. Percayalah bahwa kamu berhak untuk hal yang baik. Percayalah bahwa kamu bisa melakukan hal yang baik. Percayalah bahwa kamu sanggup menjadi yang terbaik. Percayalah, bahwa kau dan pasanganmu sama-sama beruntung karena memiliki satu sama lain.

Berjuanglah untuk mempertahankan yang kau anggap benar. Beranilah untuk mengakui kekuranganmu. Jadilah kuat untuk meninggalkan yang tak baik untukmu.

Manusia bisa mengejutkan kita, sedangkan cinta yang sejati selalu memberi rasa aman dan nyaman.

Much love,

Zelie ❤️

Advertisements

2 thoughts on “The Game of Love

Share your thoughts with me :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s